Dua Pemain Borneo FC Luka Parah, Pelatih PS TNI: Mereka Terlalu Banyak Menangis

Menurut Hotton, pertandingan yang dijalani klubnya saat ini merupakan sebuah kompetisi bukan liga amatir.

Dua Pemain Borneo FC Luka Parah, Pelatih PS TNI: Mereka Terlalu Banyak Menangis
INSTAGRAM/@BORNEOFC.ID
Pemain Borneo FC, Helder Lobato Ribeiro dan Wahyudi Setiawan Hamisi mengalami cedera serius usai melawan permainan keras PS TNI, Senin (17/4/2017). 

Laporan Wartawan SuperBall.id, Mochamad Hary Prasetya

SUPERBALL.ID, BOGOR - Pelatih PS TNI, Laurent Hotton, mengatakan bahwa para pemain Borneo FC terlalu banyak menangis.

Hal itu diucapkan Hotton setelah ada beberapa insiden yang membuat pemain Borneo FC luka-luka pasca pertandingan melawan PS TNI di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (17/4/2017).

Seperti diketahui, dua pemain Borneo FC, Helder Lobato Ribeiro dan Wahyudi Setiawan Hamisi mendapat luka cukup serius setelah melawan PS TNI.

Wahyudi bahkan diklaim Borneo mengalami gegar otak dan ditandu keluar lapangan pada menit 33.

Sementara Lobato dapat luka cukup parah di bagian pelipis mata kiri bahkan terlihat robek cukup dalam.

Akibatnya Lobato harus menjalani pertandingan sampai akhir dengan menggunakan perban yang melingkar di kepala untuk menutup lukanya itu.

Pemain asal Brasil itu sampai-sampai harus mendapatkan jahitan di bagian lukanya itu sebanyak enam kali.

Menurut Hotton, pertandingan yang dijalani klubnya saat ini merupakan sebuah kompetisi bukan liga amatir.

Hal-hal seperti itu dikatakannya sering terjadi dalam pertandingan sepak bola.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Mochamad Hary Prasetya
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya
Sumber: SuperBall.id
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help