Jose Mourinho Kini Jadi "The Peaceful One"

Dulu, pria asal Portugal sering berselebrasi berlebihan saat timnya menjebol gawang lawan, tapi kok sekarang tidak?

Jose Mourinho Kini Jadi
GIVE ME SPORT
Gaya Jose Mourinho berselebrasi dengan kepalan kedua tangannya saat mengetahui Antonio Valencia merobek jala gawang Victor Valdes, Minggu (19/3/2017). 

"Ia mencoba bijaksana, tenang, dan menemukan jalan untuk menjauhi dari semua (masalah)."

"Saya bisa pulang ke rumah dan tidak menonton pertandingan sepak bola, tak melulu sepak bola. Saya bisa melakukannya. Awal karier saya, saya tak bisa. Saya sering terus-terusan melakukannya selama 24 jam dalam sehari."

"Saya sudah menemukan bentuk kedewasaan saya. Hari ini, saya merasa baik dalam kepribadian sebagai seorang pria. Saya sudah dewasa, lebih damai. Kemenangan tak selamanya direpresentasikan bagaikan bulan, dan kekalahan tak selamanya neraka."

"Saya percaya saya bisa melaluinya dengan ketenangan, demi pemain saya. Saya memiliki ambisi sama seperti sebelumnya. Dalam keterlibatan yang sama, dalam profesionalisme yang juga sama. Tetapi saya lebih mengontrol emosi saya."

Saat Mourinho memenangkan trofi EFL CUP musim ini bersama MU ia tampak biasa saja, jauh berbeda dengan satu dekade lalu dimana ia sering berselebrasi di hadapan para fans dengan berlari, meloncat, atau berseluncur di rumput lapangan.

"Saya bisa menyembunyikan emosi saya," klaim Mou.

"Dan menyembunyikan (emosi) adalah cara mengontrolnya. Setelah final Piala EFL, saya super senang. Apakah saya memperlihatkannya? Saya tidak yakin. Bahkan tidak sama sekali."

"Tetapi saya tidak ingin, di depan publik, membuat diri saya berada dalam perhatian dimana seharusnya milik pemain dan fans, itu saja. Di ruang ganti berbeda. Di sana saya menunjukkan perasaan saya, membagi kebahagiaan."

"Tetapi saya sudah mencoba mengontrol perasaan, dan juga mengendalikan rasa frustrasi. Di final, ada kalanya saya tak senang dengan cara main pemain, tetapi saya mencoba mengerti keadaan, mencoba untuk tidak memihak dan menularkannya pada pemain. Dari segala aspek yang ada, saya kini lebih baik dari sebelumnya."

Mourinho juga mengungkapkan ingin membangun stabilitas dalam skuadnya dengan hubungan yang erat dalam cinta dan damai.

"Dari sudut pandang psikologi, semakin kuat hubungan dalam suatu grup makan dan keterikatan persaudaraan di antara para pemain, maka dirimu pun akan lebih siap," ujarnya dikutip dari France Football.

Ikuti kami di
Penulis: Dimas Wahyu Indrajaya
Editor: Dimas Wahyu Indrajaya
Sumber: SuperBall.id
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help