Pelatih PSM Makassar Kritik Aturan Marquee Player

Meneer asal Belanda itu menyebut menerapkan aturan marquee player tiga pekan sebelum kompetisi dimulai adalah hal salah.

Pelatih PSM Makassar Kritik Aturan Marquee Player
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
Robert Rene Alberts memimpin skuad PSM Makassar 

Laporan Wartawan Tribun TImur, ilham Mulyawan

SUPERBALL.ID, MAKASSAR - Pada pertemuan dengan kub di Jakarta baru-baru ini, PSSI menerapkan aturan marquee player atau pemain bintang.

Meski aturan ini tidak wajib dipenuhi oleh klub Liga 1, namun aturan ini mengundang pro dan kontra.

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts adalah pihak yang kontra dengan istilah tersebut.

Meneer asal Belanda itu menyebut menerapkan aturan marquee player tiga pekan sebelum kompetisi dimulai adalah hal salah.

"Saya setuju pemain bintang datangkan daya tarik, tapi sekarang timingnya salah, bagaimana mungkin ada (keputusan) itu, padahal kompetisi tak lama lagi digelar, " ujar Robert, Sabtu (19/3/2017) dikutip dari Tribun Timur.

Dengan begini, kata dia, hanya klub dengan dukungan dana besar saja yang diuntungkan.

Sedangkan bagi klub-klub lain dengan budget terbatas, sudah membuat perencanaan keuangan mereka jauh-jauh hari.

Rival PSM, Persib Bandung mendatangkan marquee player dalam sosok Michael Essien.

Mantan gelandang Chelsea ini kabarnya dikontrak dengan nilai yang cukup fantastis untuk pemain asing di Indonesia yakni Rp 8,5 Milliar.

Selain Persib, Madura United juga berencana mendatangkan marquee player yakni eks pemain West Bromwich Albion Peter Odemwingie. (*)

Ikuti kami di
Editor: Gangga Basudewa
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About us
Help